RSCM Kencana

Cluster Reproductive adalah salah satu unggulan pelayanan kami. Salah satu jenis layanannya adalah In Vivo Fertilization atau program bayi tabung. Pelayanan bayi tabung di RSCM Kencana merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Kami memberikan layanan sesuai standar internasional (best practice) dengan biaya yang kompetitif. Tim dokternya terdiri atas dokter ahli kebidanan dan kandungan subspesialis imunoendokrinologi, spesialis urologi, spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi, spesialis kesehatan jiwa, dan spesialis andrologi.

Layanan Unggulan

1.   Program Bayi Tabung / In Vitro Fertilization

Suatu teknik pembuahan sel telur yang dilakukan di luar tubuh calon ibu. Pada teknik ini, sel telur diambil dari indung telur yang kemudian dibuahi dengan sperma suami yang sudah disiapkan di laboratorium. Setelah pembuahan / fertilisasi , embrio yang terbentuk (stadium 4 - 8 sel) ditandur-alihkan / transfer ke dalam rahim ibu dan diharapkan embrio tersebut akan tumbuh sebagaimana layaknya pembuahan alamiah.
Teknik IVF / fertilisasi in vitro meliputi serangkaian pemeriksaan dan tindakan yang pada garis besarnya terdiri dari tahapan berikut : persiapan pasien, stimulasi ovarium, pengambilan sel telur, inseminasi, kultur embrio, transfer embrio yang dilakukan pada hari ke tiga / lima setelah pengambilan sel telur , dan tes kehamilan.

2.   Operasi minimal invasif (Minimal Invasive Surgery)

Minimal Invasive Surgery menggunakan Laparoskopi adalah suatu teknik operasi yang menggunakan alat-alat berdiameter 5 hingga 12 mm untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut. Untuk melihat organ di dalam perut tersebut digunakan kamera yang juga berukuran mini dengan terlebih dahulu dimasukkan gas untuk membuat ruangan di rongga perut lebih luas. Dokter bedah melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor dan mengoperasikan alat-alat tersebut dengan kedua tangannya.
Beberapa keuntungan yang didapatkan dengan teknik ini :

·         Diagnosis yang lebih baik

·         Kerusakan jaringan lebih ringan

·         Nyeri pasca operasi lebih ringan

·