• 22
  • Mar
Limfadenopati Colli

Limfadenopati Colli

Kelenjar getah bening/KGB adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh kita. Tubuh kita memiliki kurang lebih sekitar 600 kelenjar getah bening, namun hanya di daerah bagian bawah rahang bawah, ketiak atau lipat paha yang teraba normal pada orang sehat. Kelenjar getah bening membantu tubuh Anda mengenali dan melawan kuman, infeksi, dan zat-zat asing lainnya.



Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya terjadi sebagai akibat dari paparan bakteri atau virus. Ketika kelenjar getah bening bengkak yang disebabkan oleh infeksi, ini dikenal sebagai limfadenitis. Penyebab pembengkakan kelenjar getah bening juga dapat terjadi karena kanker. 

Lokasi pembesaran kelenjar getah bening Pembesaran kelenjar getah bening pada dua sisi leher secara mendadak biasanya disebabkan oleh infeksi virus saluran pernapasan bagian atas. Pada pembesaran KGB oleh infeksi virus, KGB umumnya bilateral (dua sisi-kiri/kiri dan kanan), lunak dan dapat digerakkan. Contoh umum infeksi meliputi infeksi telinga, abses gigi, pilek, radang pita suara, radang amandel, dan infeksi kulit selulitis.

Jika Anda mengalami kondisi-kondisi seperti di bawah ini, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter, diantaranya:

Kelenjar terasa keras saat ditekan.
Kelenjar membengkak tanpa sebab yang jelas, terutama ketika kondisi Anda sedang bugar.
Kelenjar telah membengkak lebih dari dua minggu.
Anda mengalami demam yang tidak kunjung mereda.
Anda mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Anda mengalami sakit tenggorokan yang menyebabkan sulit menelan atau bernapas. 
Sebelum melakukan pengobatan, dokter akan melakukan diagnosis terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Diagnosis tersebut akan berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan oleh pasien atau berupa beberapa tes.

Riwayat kesehatan akan ditanyakan dokter untuk mencari tahu penyebab pembengkakan kelenjar getah bening. Selain itu, dokter juga dapat melakukan pemeriksaan fisik di area benjolan agar mendapatkan petunjuk mengenai penyebabnya. Dokter akan memeriksa ukuran, tingkat kelunakan, kehangatan, serta tekstur dari benjolan tersebut.

Jika kanker dicurigai sebagai penyebab benjolan, terlebih lagi jika pembengkakan telah berlangsung selama dua minggu, pemeriksaan darah akan dilakukan. Tes ini dilakukan untuk membedakan penyebab benjolan seperti infeksi dari kanker. 

Jika masih belum jelas, dokter akan menyarankan pemeriksaan gambar dengan X-ray atau pun CT scan. Melalui pemeriksaan ini, sumber infeksi penyebab pembengkakan dapat diketahui, bahkan tumor pun dapat terdeteksi.

Jika penyebab terjadinya pembengkakan masih belum diketahui, metode biopsi akan dilakukan. Dalam prosedur ini, sedikit sampel dari benjolan itu akan diambil dan diperiksa melalui mikroskop. Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya reda setelah kondisi yang menyebabkannya berhasil diatasi. Oleh karena itu pengobatannya pun bergantung pada kondisi-kondisi tersebut. Untuk infeksi yang disebabkan oleh virus (seperti halnya dengan campak Jerman dan demam kelenjar), Anda hanya perlu minum banyak cairan, beristirahat, dan meringankan gejalanya dengan obat-obatan yang dapat dibeli langsung di apotik, seperti parasetamol dan ibuprofen. 

Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh infeksi bakteri, antibiotik akan membantu. Untuk kondisi yang tergolong serius, seperti infeksi darah, pasien akan perlu dirawat di rumah sakit. 

Jika pembengkakan kelenjar getah bening disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh (misalnya rematoid artritis dan lupus), maka pengobatan akan ditargetkan langsung pada kondisi yang mendasarinya tersebut.

Untuk kanker, pengobatan akan tergantung pada jenis kanker tersebut. Selain dengan obat-obatan yang dikonsumsi, umumnya penanganan kanker melibatkan prosedur kemoterapi, radiasi, atau operasi.

Jika Anda berusia setengah baya atau lebih tua, segera periksakan diri ke dokter spesialis THT (telinga, hidung, dan tenggorokan) jika mengalami pembengkakan secara terus-menerus pada area leher. Karena jenis kanker lainnya, seperti kanker tenggorokan, bisa menjadi penyebab pembengkakan tersebut.

 

Sumber : Cluster Breast / Oncology
- See more at: http://rscmkencana.webpraktis.com/limfadenopati-colli-detail-13763#sthash.tmxVGIU0.dpuf

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar